Showing posts with label china. Show all posts
Showing posts with label china. Show all posts

Sunday, May 09, 2010

:: Sup luar biasa - jangan dicuba


Sup Luarbiasa, Tingkatkan Stamina. Mahu Cuba? Jangan...

JENDELA GLOBAL
INILAH ‘Healthy Soup’ dipercayai dapat meningkatkan stamina dan keperkasaan seorang lelaki. Anda nak cuba? Jangan.. Lihat betu-betul gambar di atas, dalam senduk itu. Daging apa? Hee, itu kepala janin, bayi manusia berumur 6–8 bulan, dapat dibeli per porsi seharga 3000-4000 RMB matawang Taiwan. Orang makan orang!!

Menurut tinjauan dari seorang penulis Taiwan, yang menemui seorang pengusaha dari daerah Tong Wan,Taiwan, mengaku sebagai pelanggan tetap ‘Healthy Soup’. Lelaki berusia 62 tahun menjelaskan khasiat ‘Healthy Soup’ ini ialah boleh berhubungan seks dan tahan beberapa kali dalam satu malam, walaupun umurnya sudah begitu. Sebuah restoran lain di kota Fu San, Canton, pula memberitahu makanan tersebut sukar di dapati dan tiada ‘ready stock’, apalagi jika perlu disajikan secara fresh, bukan frozen. Tetapi kalau berminat waktu itu juga, mereka boleh menyediakan ari-ari bayi (plasenta) yang khasiatnya dapat meningkatkan gairah seksual dan juga ubat awet muda.

Juru masak restoran tersebut mengatakan jika memang inginkan Healthy Soup juga, dia menganjurkan untuk pergi ke sebuah desa di luar kota di mana ada sepasang suami isteri yang isterinya sedang mengandung 8 bulan. Diceritakan pula bahawa isterinya itu sebelumnya sudah pernah mengandung 2 kali, tetapi keduanya anaknya itu perempuan. Jika kali ini lahir perempuan lagi, maka ‘Healthy Soup’ dapat diperoleh dalam waktu yang dekat, darinya.


Bagaimana cara membuatnya? Kata penulis itu.. "Janin yang berumur beberapa bulan, ditambah Pachan, Tongseng, Tongkui, Keichi, Jahe, daging ayam dan Baikut, di tim selama 8 jam, setelah itu dimasak selayaknya memasak sup." Tiba-tiba selepas beberapa hari kemudian, dia dapat maklumat, di Thaisan ada sebuah restoran yang mempunyai stok Healthy Soup. Dia pun pergi, begini ceritanya di bilik dapur..

"Di atas papan potong nampak janin tidak bernyawa itu, tidak lebih besar dari seekor kucing. Tukang masak menjelaskan janin tersebut baru berusia 5 bulan. Tidak dijelaskan berapa harga belinya, yang pasti itu tergantung besar-kecil, hidup-mati janin tersebut dan sebagainya. Kali ini, harga per porsi Healthy Soup 3,500 RMB kerana stok susah didapati.. Sambil menyiapkan pesanan kami, dia memberitahu janin yang keguguran atau digugurkan, biasanya mati, dapat dibeli hanya dengan beberapa ratus RMB saja, sedangkan kalau dekat waktu lahir dan masih hidup, boleh semahal 2.000 RMB. Urusan bayi itu diserahkan ke restoran dalam keadaan hidup atau mati, tidak ada yang tahu."

Menurutnya lagi, setelah selesai dimasak, disajikan panas di atas meja. Dia dan fotografernya sudah hilang selera makan kerana melihatnya di dapur. Menurut beberapa sumber, janin yang
dipesan semuanya adalah janin bayi perempuan. Apakah ini akibat dari pemerintah China yang mewajibkan satu anak dalam satu keluarga bagai kawasan-kawasan yang padat penduduk? Apakah kerana manusia sudah jemu memakan daging binatang dan ingin mencuba daging manusia pula? (AK)


..................................

Sunday, July 26, 2009

:: Shanghai pushes 'two-child' policy


UPDATED ON: Friday, July 24, 2009 09:08 Mecca time, 06:08 GMT
Watch Now

FRONT PAGE


News Asia-Pacific

Shanghai pushes 'two-child' policy

In a slight easing of China's tight family planning policies, authorities in the city of Shanghai are to actively encourage some families to have more than one child, state media has said. Officials in the Chinese financial hub are to urge some "eligible" couples to have two children, the China Daily newspaper reported on Friday, citing worries about the looming liability of a rapidly ageing population.

Volunteers and family planning officials in Shanghai are to fan out across the city to make home visits and distribute leaflets to promote the slightly larger families.
"We advocate eligible couples to have two kids because it can help reduce the proportion of ageing people and alleviate a workforce shortage in the future," the China Daily quoted Xie Lingli, head of the city's Family Planning Commission, as saying.

Al Jazeera's Tony Cheng, reporting from the capital Beijing, said that by "eligible", authorities mean young, urban couples who are relatively well off.

'One-child' policy

Friday's announcement did not amount to a reversal of the country's longstanding "one-child" policy, but the government appeared to be experimenting as it re-examined the policy across the country, our correspondent said.

China's "one-child" policy is actually far less rigorous than its name suggests, with many exemptions, he added. For example, urban parents can have two children if they themselves are both only children, or they pay a relatively small fine to have a second child. And rural couples are allowed a second if their first is a girl.

Still, since the late 1970s, the government has always pushed to keep families as small as possible, worried about population growth outstripping limited resources. But Shanghai is now apparently focusing on a new, growing concern: the burden of an ageing population on the generation born since the "one-child" policy was started.

Greying population

More than one-fifth of Shanghai's residents or three million people, are already above 60-years-old, and that proportion is expected to rise to around one-third by 2020, the China Daily said. China is ill-prepared to cope with its greying population, with an under-funded state pension system and shrinking family sizes removing a traditional layer of social support for elders.

The US-based Centre for Strategic and International Studies warned in April that by 2050 China will have more than 438 million people older than 60, with more than 100 million of them aged 80 and above. That means the country will have just 1.6 working-age adults to support every person over 60, a far cry from the 7.7 to one ratio in 1975.

Source:
Al Jazeera and agencies

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ulasan:

Setiap dasar yag kita tetapkan sekarang, pastinya memberi kesan kepada rakyat dan negara pada masa akan datang. Banyak contoh dan pengajaran di sekeling kita yang dapat diambil pengajaran bermakna.